Kamis, 30 Oktober 2014

KIMIA


Unsur,Senyawa,Dan Campuran

UNSUR
Unsur adalah zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contoh unsur adalah besi,oksigen,dan aluminium. Unsur dapat digolongkan ke dalam logam dan nonlogam.

Contoh unsur logam        : besi,aluminium,emas,dan raksa.
Contoh unsur nonlogam  : hidrogen,oksigen,karbon,dan belerang.


1. Atom
    Atom adalah bagian terkecil dari unsur. Contohnya bagian terkecil dari unsur besi adalah           atom-atom besi.






 2. Lambang Unsur
    untuk memudahkan penulisan dan menghemat tempat maka unsur diberi lambang tertentu         yang di sebut lambang unsur. Aturan pemberian lambang unsur dikemukakan oleh.                 Berzelius, yaitu: a. Unsur dilambangkan oleh huruf awal dari nama latin unsur tersebut yang ditulis dengan huruf      kapital.
 b. Unsur yang mempunyai huruf awal sama,lambangnya dibedakan dengan menambahkan            satu huruf lain dari nama unsur itu yang ditulis dengan huruf kecil.



3. Sistem Periodik Unsur
    Sistem periodik unsur adalah daftar unsur-unsur yang di susun berdasarkan aturan tertentu.
    Unsur-unsur terletak bagian kiri bawah sedangkan unsur-unsur nonlogam terletak di bagian       kanan atas.


TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR








SENYAWA
Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Beberapa contoh senyawa adalah air,sukrosa(gula),natrium,klorida(garam dapur), karbon dioksida,dan urea.

1.Molekul
   Molekul adalah bagian terkecil dari senyawa. Molekul terbentuk dari perikatan dua jenis atau    lebih atom unsur. Contohnya molekul air tersiri dari  atas dua atom hidrogen yang berkaitan     satu atom oksigen.






  
2. Sifat Senyawa
     a. Tergolong zat tunggal.
     b. Dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana.
     c. Terbentuk dari dua jenis unsur atau lebih dengan perbandingan tertentu.
     d. Mempunya sifat tertentu yang berbeda dari sifat unsur penyusunnya.




CAMPURAN
Campuran adalah materi yang terbentuk dari dua zat atau lebih . Campuran dapat dibedakan menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

1. Sifat Campuran
    a. Terdiri dari dua jenis zat tunggal atau lebih.
    b. Komposisinya tidak tepat.
    c. Masih mempunyai sifat zat asal.
2. Campuran Homogen
    Campuran homogen adalah campuran yang zat-zat pembentuknya tidak dapat di bedakan.       Campuran homogen disebut larutan.
    Contoh:
    Larutan gula(campuran air dan gula)
    Larutan garam(campuran air dan garam)
    Udara(campuran berbagai jenis gas)
3. Campuran Heterogen
    Campuran heterogen adalah campuran yang zat-zat pembentuknya dapat dibedakn.                   Terdapat  dua jenis campuran heterogen yaitu koloid dan suspensi.
    Contoh koloid        : santan dan susu
    Contoh suspensi   : campuran minya dengan air dan campuran pasir dengan air.



(Disusun oleh: Eriza Apriadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar